PEMANFAATAN SEPEDA LISTRIK BERBASIS OPINI HABBITS CULTURE OF SOCIETY IN MEULABOH PADA PELAJARAN BAHASA INDONESIA

Authors

  • Yulia Riechie Universitas bina Bangsa Getseempena
  • Siti Mayang Sari Universitas Bina Bangsa Getsempena
  • Syarfuni Syarfuni Universitas Bina Bangsa Getsempena

Keywords:

sepeda listrik, opini masyarakat, Meulaboh, pelajaran Bahasa Indonesia, habbits culture

Abstract

Sepeda listrik memiliki potensi untuk mengubah cara kita bertransportasi untuk masa yang akan dating dengan menggabungkan teknologi berkelanjutan dan gay hidup yang lebih sehat, dikarenakan penggunaan sepeda listrik bisa mengurangi polusi udara dan dampak negatif lingkungan lainnya. Pemanfaatan sepeda listrik telah menjadi tren baru di berbagai kota, termasuk kota Meulaboh. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana opini masyarakat Meulaboh terhadap sepeda listrik, serta bagaimana hal ini dapat diintegrasikan dalam pelajaran Bahasa Indonesia. Dengan metode kualitatif, penelitian ini mengidentifikasi persepsi, kebiasaan dan dampak budaya yang berkembang seiring dengan penggunaan sepeda listrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sepeda listrik tidak hanya dianggap sebagai alat transfortasi yang efisien, akan tetapi juga dianggap sebagai symbol perubahan gaya hidup dan kesadaran lingkungan. Integrasi topic ini dalam pelajaran Bahasa Indonesia dapat meningkatkan relevansi materi dan menumbuhkan keterampilan literasi yang kontekstual bagi siswa.

👁 Abstract Views: 93📥 PDF Downloads: 91

Downloads

Published

2024-12-03

How to Cite

Yulia Riechie, Siti Mayang Sari, & Syarfuni, S. (2024). PEMANFAATAN SEPEDA LISTRIK BERBASIS OPINI HABBITS CULTURE OF SOCIETY IN MEULABOH PADA PELAJARAN BAHASA INDONESIA. Seminar Nasional Pendidikan, Teknologi, Dan Kesehatan (TEKAD), 2(1). Retrieved from https://eproceeding.bbg.ac.id/index.php/tekad/article/view/284

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.